Asing Borong Lagi, Saham GOTO Berjuang Lewati Level Rp70

Asing Borong Lagi, Saham GOTO Berjuang Lewati Level Rp70
By: IDX Channel Market Posted On: March 31, 2024 View: 1

IDXChannel – Saham emiten jasa ride-hailing & e-commerce PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) tengah berusaha melewati level Rp70 per saham seiring melewati pekan yang cenderung mendatar.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), saham GOTO naik 2,99 persen dalam pekan lalu. Saham GOTO sempat ditutup amblas 5,71 persen pada Rabu (27/3) sebelum akhirnya rebound 4,55 persen pada Kamis (28/3).

Baca Juga:

Investor asing mencatatkan beli bersih (net buy) atas saham GOTO senilai Rp96,54 miliar di pasar reguler selama sepekan. 

Secara teknikal, dalam chart harian, GOTO masih berusahaa menembus resistance terdekat yang berada di level 70 yang merupakan garis moving average (MA) 20.

Baca Juga:

Penembusan ke atas 70 akan menjadi pijakan selanjutnya agar GOTO mengejar level resistance 75 dan 80.

Sementara, level support GOTO berada di kisaran 65-64.

Baca Juga:

Di sisi lain, indikator momentum seperti ROC masih berada di area negatif. Demikian pula, indikator MACD yang masih di teritorial negatif.

Sebelumnya, berdasarkan laporan keuangan pada 19 Maret lalu, GOTO mencatatkan rugi bersih yang diatribusikan entitas induk senilai Rp90,39 triliun pada 2023, bengkak 128,43% year-on-year (yoy) dibandingkan 2022 yang mencapai Rp39,57 triliun. Sementara, rugi tahun berjalan yang diakui sebesar Rp90,51 triliun.

Ini terjadi akibat kerugian penurunan nilai goodwill GOTO yang diklaim sebesar Rp78,76 triliun. Secara operasional, kerugian GOTO melandai 66,10% yoy menjadi Rp10,27 triliun, dari periode 2022 yang sebesar Rp30,32 triliun.

Penurunan rugi sejalan dengan pertumbuhan pendapatan hingga efisiensi biaya dan beban. Hingga akhir 2023, GOTO membukukan pendapatan bersih Rp14,78 triliun, tumbuh 30,27% yoy, sedangkan total biaya-beban GOTO mencapai Rp25,06 triliun, alias berkurang 38,86% yoy.

Dalam keterangan resminya, manajemen mengakui rugi bersih Rp90,5 triliun dipicu oleh pencatatan pembalikan nilai goodwill (goodwill reversal) senilai Rp78,8 triliun sebagaimana diwajibkan oleh standar akuntansi keuangan yang berlaku.

“Ini merupakan dampak dari transaksi Tokopedia dan TikTok yang mengakibatkan hilangnya pengendalian GoTo terhadap Tokopedia dimulai 1 Februari 2024," terang manajemen. 

"Rugi yang diakibatkan pembalikan nilai goodwill tersebut bersifat tidak berulang (non-recurring), nonkas, dan tidak berdampak kepada EBITDA yang disesuaikan maupun arus kas Perseroan,” sambungnya.

Perseroan melaporkan EBITDA yang disesuaikan (adjusted EBITDA) positif untuk pertama kalinya sebesar Rp77 miliar pada kuartal IV-2023. Sementara untuk tahun buku 2023, adjusted EBITDA GOTO juga mengalami perbaikan menjadi minus Rp3,67 triliun, dari akhir tahun 2022 yang mencapai Rp16,01 triliun.

“Perseroan berharap dapat mencapai EBITDA yang disesuaikan impas (breakeven) secara Grup untuk keseluruhan tahun buku 2024, dan secara bersamaan menginvestasikan kembali pendapat yang diperoleh kepada kegiatan bisnis perseroan secara berkelanjutan, seiring upaya menuju pertumbuhan top line,” tutup Direktur Keuangan GOTO, Jacky Lo.

Rencana Buyback Saham

GOTO juga berencana akan melakukan pembelian kembali saham perseroan (share buyback) sebanyak-banyaknya USD200 juta atau setara Rp3,1 triliun.

Manajemen menjelaskan, implementasi dan realisasi atas rencana ini akan bergantung pada diperolehnya persetujuan dari regulator dan pemegang saham yang akan diajukan melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) berikutnya. (ADF)

Disclaimer: Keputusan pembelian/penjualan saham sepenuhnya ada di tangan investor.

Header Banner
  Contact Us
  • Bellezza BSA 1st Floor SA1-06, Jl. Letjen Soepeno, Permata Hijau, Kel. Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Adm. Jakarta Selatan, Prov. DKI Jakarta
  • redaksi@media.apdgroup.co.id
  • +6285156946303
  Follow Us
  About

Persembahan dari PT Digital Inspirasi Nusantara, entitas anak dari PT APD Investama Indonesia yang berada di bawah naungan APD Group.